Bisa
melanjutkan studi di sekolah negeri merupakan kebanggan tersendiri baik bagi
orang tua maupun siswa. Tapi kenyataannya dari tahun ke tahun untuk bisa masuk
ke sekolah negeri menjadi terasa semakn lebih sulit.
Untuk
itu diperlukan startegi yang tepat agar bisa berhasil masuk ke sekolah negeri,
atau paling tidak bisa memperbesar kemungkinan bisa masuk ke sekolah
negeri. Karena Nilai UN yang di atas rata-rata tidak menjamin bisa masuk
SMA/SMK negeri. Begitu juga nilai UN yang di bawah rata-rata bukan berarti
tidak ada kesempatan untuk bisa masuk ke Sekolah negeri
Berikut
ini adalah strategi agar bisa masuk dilakukan agar bisa masuk ke sekolah
negeri.
1.
Kenali
faktor apa saja yang harus diperhitungkan dalam menentukan pilihan sekolah.
Pilihan
sekolah untuk melanjutkan studi memegang peranan kunci, Salah menentukan
pilihan akan berdampak pada apakah bisa melanjutkan sekolah negeri atau tidak..
Berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan dalam menentukan pilihan
sekolah.
a. NILAI UN
Nilai
un yang diperoleh merupakan faktor utama dalam menentukan pilihan sekolah.
Semakin besar nilai UN yang diperoleh, semakin banyak alternatif sekolah yang
bisa dipilih. Dan sebaliknya semakin kecil nilai UN semakin terbatas pilihan
yang ada. Jika dibuat kisaran kasar tentang kemungkinan dan nilai tawar dari
nilai UN maka kurang lebih akan seperti ini hasilnya.
36-40
: silahkan berharap bisa masuk sekolah negeri Favorit (aka. Cluster I-)
30-36:
Silahkan berharap bisa masuk sekolah negeri
27-30:
bisa jadi masuk sekolah negeri tapi perlu menggunakan strategi wait and see.
Dan harus pintar2 membaca trend pergerakan nilai di PPDB.
20-27:
Bisa jadi masuk sekolah negeri tapi pilihannya akan sangat terbatas dan ada
dibutuhkan faktor x (perbanyak amal dan doa).
20
kebawah : Banyak berdoa ke Allah, Mohon petunjuknya. Dan Minta doa restu ke
orang tua agar pilihannya tepat, tidak ada yang tidak mungkin jika Allah
berkehendak. Coba juga kemungkinan masuk Sekolah negri lewat jalur alternative.
Jalur prestasi misalnya.
b. Lokasi sekolah
-Lokasi
sekolah atau Jarak sekolah dari rumah perlu dipertimbangkan baik-baik. Jarak
ini akan berpengaruh terhadap waktu tempuh dari rumah ke sekolah. Ini penting
sekali jadi kalau tahu Anda tidak bisa bangun pagi tidak disarankan untuk
memilih sekolah yang letaknya jauh. Karena akan meningkatkan persentasi
kemungkinan datang terlambat ke sekolah. Sekolah yang jauh juga tentu saja akan
meningkatkan ongkos/biaya transportasi. Perlu diingat bahwa jarak tersebut akan
ditempuh Pulang pergi hampir setiap Hari selama tiga tahun.
Disarankan
untuk memilih sekolah negeri yang letaknya dekat dari rumah, karena selain
selain menghemat ongkos dan waktu tempuh.
-Memilih
sekolah terdekat dari rumah untuk tahun ini memiliki keuntungan tersendiri.
Karena “bobot” nilai UN-nya akan dikalikan 1.1 (perlu diingat hanya berlaku
untuk pilihan pertama dan yang memiliki KK kota Bandung). Misalkan kalau nilai Un-nya 35 dan memilih sekolah
terdekat maka bobot nilainya 35 x 1.1 = 38.5. Maka
Beruntunglah siswa-siwa yang punya KK Bandung dan rumahnya di dekat sekolah
negeri favorit pilihannya.
c. Prestasi atau
kualitas sekolah.
Jika
memang nilai UN nya termasuk diatas rata-rata. Maka dalam menentukan pilihan
bisa mempertimbangkan juga kualitas dari sekolah yangmenjadi pilihan. Untuk
mengetahui hal ini, coba cari informasi melaui web sekolah. Jangan lupa cek
juga FB page, dan akun twitter resmi dari sekolah tersebut. Pencarian informasi
mengenai sekolah incaran bisa juga dilakukan lewat bertanya pada saudara
atau kenalan yang merupakan siswa atau alumni sekolah tersebut. .
d. Minat dan Bakat
Bila
anda / anak Anda memiliki minat atau bakat yang sangat kuat dalam suatu bidang
tertentu (seni, olahraga, IT, dll) maka bisa dipertimbangkan untuk memilih
melanjutkan ke SMK yang sesuai dengan minat dan bakat. Tapi hal ini perlu
dipertimbangakan masak-masak dan hanya dilakukan kalau sudah yakin dan
mengenali resiko memilih SMK. Karena bila memilih melanjutkan ke SMK dan
berencana akan kuliah maka pilihan jurusan di perkuliahan nanti. Misal bila
seseorang memilih jurursan Seni di SMK, akan kesulitan jika ketika kuliah
hendak memilih jurusan IT.
Memilih
melanjutkkan ke SMK akan mengakselerasi perkembangan kompetensi jika memang
ternyata sesuai dengan minat dan bakat anak.
Selain
itu bisa juga menentukan pilhan sekolah bedasarkan Ekskul yang menonjol di
suatu sekolah. Misal bila memang merasa mempunyai minat dan bakat di bidang
olahraga maka pilih SMA yang dikenal memiliki ekskul olahraga yang unggul.
2. Strategi selanjutnya, setelah
mengetahui faktor-faktor tersebut Anda harus ketahui perkembangan Passing grade
pada tahun-tahun sebelumnya
Perkembangan
passing grade perlu diperhitungkan, karena dengan begitu kita bisa mendapatkan
gambaran mengenai "Nilai Tawar" dari nilai UN yang ada. Kita bisa mendapatkan
gambaran kasar mengenai sekolah mana saja yang masih bisa dijadikan pilihan
atau sekolah mana saja yang dinilai cukup “aman” untuk dijadikan pilihan.
Setiap tahun passing grade sekolah biasanya akan berubah-rubah. Pada tahun
yang sama sekolah tertentu bisa saja naik, sedangkan passing grade sekolah lain
mengalami penurunan. Walau begitu jarang terjadi kenaikan yang ekstrim.
Kenaikan dan penurunan passing grade biasanya berkisar sekitar 3 point.
3. Sekarang list atau
tuliskan daftar-daftar sekolah, dan bagi menjadi beberapa kelompok berikut ini:
Kolom
pertama
adalah daftar sekolah yang masih ada dalam satu rayon yang sama. Sekolah yang
dituliskan di kolom ini adalah sekolah-sekolah yang apabila dipilih sebagai
pilihan pertama akan mendapatkan reward tambahan nilai 10%.
Kolom pertama adalah daftar sekolahyang akan memberikan nilai insentif tambahan 1.15 jika dipilih sebagai pilihan pertama.
1
Sekolah yang akan memberikan nilai insentif
|
2
Sekolah yang diinginkan
|
3
Sekolah yang ada dalam
jangkauan nilai
|
4
Sekolah yang dinilai
satu rayon dan “aman”
|
Kolom pertama adalah daftar sekolahyang akan memberikan nilai insentif tambahan 1.15 jika dipilih sebagai pilihan pertama.
Kolom
kedua
adalah daftar sekolah yang merupakan harapan atau cita-cita. Kolom ini diisi
dengan sekolah-sekolah yang diinginkan/diharapkan
Kolom
ketiga
adalah.. daftar sekolah yang merupakan alternative setelah ternyata nilai UN
yang ada tidak memungkinkan untuk masuk ke sekolah di kolom 2. Sekolah ini
adalah sekolah yang passing gradenya diperkirakan masih dalam jangkauan nilai
Kolom
ke empat
adalah daftar sekolah yang masih satu rayondan dan passing grade dinilai aman
untuk dijadikan pilihan kedua. Sekolah yang masuk criteria aman bisa jadi
karena nilai passing grade yang masih rendah atau peminat yang masih sedikit.
Tentu
saja daftar tersebut akan sangat bervariasi dari orang ke orang
tergantung darilokasi rumah dan nilai UN yang diperoleh. Selain itu sekolah
yang sama bisa saja ada di beberapa kolom yang berbeda. Kemudian siapkan table
kosong lainnya dari list tersebut. Karena List table tersebut bisa jadi harus
dirubah sesuai dengan pergerakan nilai di PPDB nanti.
Dengan
membagi dan mengelompkokan sekolah pilihan seperti di atas, kita akan
lebih mudah mengenali sekolah mana saja yang bisa dijadikan pilihan pertama dan
kedua.
Untuk
pilihan pertama
utamakan sekolah yang ada di semua kolom tersebut. . jika tidak yang ada di
kolom satu sampai 3 atau kolom satu dan 3. Tidak disarankan untuk memilih
sekolah yang hanya ada di kolom 2 (kecuali anda sudah benar2 mengetahui
resikonya dan bersedia mengambil resiko tersebut).
Untuk
pilihan kedua utamakan
sekolah yang ada di kolom 4. Kenali cost and benefit dari setiap pilihan yang
ada di kolom 4.
.
4. Pantau
pergerakan nilai di PPDB (Pra Pendaftaran)
Kita
perlu memantau pergerakan nilai di PPDB karena pengelompokan sekolah pada cara
di atas masih menggunakan data nilai tahun sebelumnya. Jadi pengelompokan tersebut
masih perlu di update tiap hari.
5.
Tentukan
waktu pendaftaran
Waktu
yang ideal untuk mendaftar di PPDB sangat bergantung pada nilai UN yang
didapat. Kisaran kasar waktu pendaftaran yang ideal adalah sebagai berikut:
Pemilik
Nilai 38-40: mendaftar di hari pertama.
Pemilik
Nilai 36-38: mendaftar dihari kedua .
Pemilik
nilai 33-36: mendaftar di hari ke tiga.
Pemilik
nilai 30-33: mendaftar di hari ke empat
Pemilik
nilai 27-30: mendaftar di hari ke lima
Pemilik
nilai di bawah 27 mendafatar di hari ke 6.
Waktu
pendafatran di atas tentu saja merupakan gambaran kasar (tanpa memperhitungkan
persebaran nilai). Dari gambaran di atas Idealnya memang pemilik nilai yang
lebih tinggi mendaftar lebih awal. Karena dengan begitu pergerakan nilai PPDB
akan lebih jelas dan mengurangi “kegalauan” dari pemilik nilai UN yang lebih
rendah.
Walau
begitu sebenarnya tidak ada siapapun yang berhak mendikte kapan Anda harus
mendaftar. Karena penentuan waktu pedaftaran merupakan hak prerogratif
pendaftar di PPDB.
6. Tentukan Pilhan
Setelah
mempertimbangkan masak-masak berdasarkan perkembangan nilai di PPDB dan
kecenderungan hati. Silahkan tentukan pilihan Anda. Jangan lupa libatkan Allah
(shalat istikarah) dalam penentuan final pilihan sekolah. Semoga dengan begitu
apapun akibat dari pilihanyang diambil. Selalu baik pada akhirnya.
7.
Lakukan
Pendaftaran ke sekolah
Ini
langkah yang sangat penting. Karena tanpa melakukan pendaftaran ke sekolah.
Berapa besarnyapun nilai UN Anda/anak Anda. Bila tidak melakukan pendaftran
maka ddijamin tidak akan bisa masuk ke sekolah negeri. Sangat tidak disarankan
mendaftar di injury time(mendekati jam 2 di hari terakhir) kecuali sangat-sangat
terpaksa. Hal ini untuk menghindari faktor-faktor yang tidak diinginkan
sehingga mengakibatkan tidak diterimanya pendaftran karena waktu pendataran
telah selesai.
8. Pantau
Pergerakan Nilai PPDB (Pasca Pendaftaran)
Setelah
mendaftar di sekolah biasanya ada perasaan lega. Tapi jangan terlalu santai
dulu karena perjuangan belum berakhir. Check apakah pendaftaran kita sudah
terupload ke situs PPDB online dan nilai-nilai yang diinput sudah benar. Kita harus
memantau pergerakan nilai di PPDB, selain umtuk memastikan di sekolah mana kita
diterima. Hal ini juga perlu dilakukan agar proses PPDB terpantau dan terkawal
dengan baik Bila perlu buat scrennshoot atau catat pergerkan posisi/ranking
Anda di sekolah yang telah didaftarkan.
Setelah
pengumuman PPDB Bila Anda dinyatakan Lulus seleksi Ambil langkah no 9. Bila
dinyatakan tidak lulus seleksi ambil lankgah no 10 dan 11
9. Lakukan
pendaftaran ulang di sekolah dimana Anda telah dinyatakan berhasil lolos
seleksi masuk
Bila
berdasarkan hasil akhir di situs PPDB Anda diterima di sekolah pilihan I atau
pilihan II. Berati langkah selanjutnya adalah melakukan pendaftaran ulang di
sekolah dimana anda dinyatakan lolos seleksi masuk. Saya ucapkan selama
dan ikut berbahagia atas hasil yang diperoleh. Pupuk dan kuatkan terus
semangat untuk belajar sungguh-sungguh. Jangan sia-siakan kesempatan yang Anda
peroleh ini. Bisa masuk ke sekolah negeri adalah amanah. Ingat banyak siswa
lainnya yang berharap bisa ada dalam posisi Anda. Berikan yang terbaik untuk
diri Anda dan sekolah di tempat dimana Anda belajar. Secara tidak langsung itu
dapat menebus tangis untuk teman2 yang tidak berhasil lolos. Yang “merelakan”
kesempatan mereka untuk diberikan kepada Anda.
10. Check masih
adakah sekolah negeri yang memperpanjang jadwal pendaftaran karena belum
terpenuhinya kuota sekolah
Ambil
berkas pendaftaran di sekolah pilihan kedua lalu check apakah masih ada
sekolah negeri melakukan perpanjangan jadwal pendaftaran karena daya
tampungnya masih belum terpenuhi. Lalu coba melakukan pendaftaran ke sekolah
tersebut. dan pantau kembali pergerakan nilainya. Bila ternyta berhasil lolos
maka saya ucapkan Selamat.
11. Namun Bila setelah mengikuti
pendaftaran pada masa perpanjangan ini dan masih belum lolos juga.
Ambillah
waktu untuk menenangkan diri sebentar Kemudian bangkit lagi
Kecewalah
dan menangislah sejenak. Karena perasaan tersebut bukan untuk ditahan-tahan.
Silahkan hayati dan resapi rasa kecewa dan sedih tersebut lalu jadikan tekad
untuk berusaha dan bersungguh-sungguh untuk memberikan yang terbaik di sekolah
selanjutnya. Hasil yang didapat ini sebaiknya dijadikan juga sarana instropeksi
diri. Mungkin bisa jadi karena kita tidak, bersungguh-sungguh belajar
sebelumnya, atau karena ternyta kita mempunya sikap yang kurang baik pada teman
atau orang tua, atau bisa jadi karena kita selama ini lalai berbadah. Jadikan
kejadian ini momentum perubahan untuk bangkit ke arah yang lebih baik.
12. Pilih dan
mendaftar ke sekolah swasta
Tidak
lulus ke sekolah negeri jangan sampai membuat Anda berhenti sekolah. Karena
penddikan itu penting. Pilih sekolah swasta alternatif dimana Anda akan
melanjutkan studi. Pemilihan sekolah bisa jadi berdasarkan jarak dipilah yang
terdekat, sekolah dengan baiaya yang tidak terlalu mahal, atau sekolah yang
dikenal memiliki kualitas yang terbaik. Pilihan sekolah benar-benar tergantung
pada keputusan Anda.
Artikel
ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi ketika tahun kemarin (2013)
mendampingi proses PPDB ke SMA dan kondisi terkini perkembangan proses
PPDB.Penulis adalah guru les di salah satu bimbel yang ada di Bandung.
Bila
Anda merasa artikel ini menarik atau bermanfaat, silahkan share artikel ini.
Bila Anda mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan sekolah selama proses PPDB mungkin Anda tertarik untuk menggunakan Jasa Pendampingan PPDB.
Bila Anda mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan sekolah selama proses PPDB mungkin Anda tertarik untuk menggunakan Jasa Pendampingan PPDB.

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus